Taratak tinggi 1999. Ramadhan menjelang senja tiba.

Diposting pada

Kalo puasanya udah ngak sanggup kamu batalin saja.. ucap emak dengan nada lembut…

ngak ah mak aku masih sanggup kok.. hasbi menjawab dengan gaya sok meyakinkan…

hasbi kecil yang lahir di sebuah desa di kabupaten solok selatan ini termasuk anak yang rajin dalam hal puasa. dia selalu bersabar menunggu beduk dan tidak mau membatalkan puasa meskipun ibunya telah menyuruh berbuka lebih dulu..

namun pada hari itu hasbi yang  berusia 9 tahun ini terlihat lebih kecapean dari pada hari sebelumnya..

anak yang sebenarnya sulit di omong ini terkulai lemas menyender di dinding dapur di sebelah ibunya yang sedang menyiapkan kolak.. ibu hanya mengelus kepala hasbi lalu kembali melanjutkan pekerjaannya..

jingga ramadhan senja

sayup kudengar denting piring kaca sebelum subuh, seraya lembut suara ibu panggil namaku.

kini teringat aku, betapa indahnya ramadhan masa kecil itu.

sedangkan berpuasa disiangnya tetap ku mainkan layanganku.

masih ku rasa betapa indahnya cuaca dan jiwa kita saat ramadahan itu.

senja tiba membawa kaca jingga di barat sana,sembari layanganku mengayun

lalu ku ingat nikmat dan indahnya menunggu azan maghrib sembari angin bertiup ramah di tubuh mungilku kala itu. dan sinar senja mengajakku tetap menikmati ke elokan alam raya, dan memintaku menikmati ke elokan sanubari dengan tiupan angin senja.

tak menagis tubuh mungilku,tak meronta jiwa kecil itu,hanya ada rasa bangga akan kekuatanku. berharap ada asa pada ayah dan ibu….!!!

aku adalah anak tangguh…!!

lalu hidangan lezat rezeki keluargaku, masakan ternikmat karya ibu… lalu ibadah itu adalah pembelajaran dan pengalaman pemberi kekuatan di hari dewasaku…..!!

Terimaksih Allah.

hasbi zulkarni /puisi agama islam

Karli merupakan abangnya hasbi, sedangkan tyo adalah sepupu mereka..

hasbi and brother
hasbi and brother

Tiga hari menjelang hari raya idul fitri anak muda di desa tarataka tinggih [sebuah desa di kecamatan sangir solok selatan] beramai ramai  mengadakan pertandingan layangan pitala [nama jenis layangan khas solok selatan].

jika selama ramadhan layangan tersebut dimainkan untuk menikmati kecantikannya.. tapi menjelang berakhir ramadhan layangan tersebut berubah fungsi menjadi layangan aduan..

nah karli bersama  tyo dan hasbi merupakan sebuah tim yang mengikutkan layangan andalan mereka untuk bertanding.. sedangkan hasbi bertugas sebagai tukang gulung benang.. dan tyo sebagai tukang “ma anjuangan layangan” [ma anjuangan minang = tukang pegang layangan sebelum lepas landas]. dan karli adalah jokinya..

Hasbi sebenarnya tidak diajak oleh dua saudaranya ini.. karena sudah pasti akan membuat repot. namun karena ni bocah maksa makanya di ajak aja..

lapangan tempat pertandingan layangan ini adalah sawah sehabis panen. dilapangan yang lumayan luas ini telah berkumpul puluhan orang untuk mengikutkan layang mereka. dan salah satunya adalah layangan milik karli. beserta timnya.

masing masing peserta terlihat membawa tim dengan berbagai karakter.. ada yang pake celana pendek warna merah dengan tali sebagai pengikat kancingnya.. dan  resletingnya gak ada..

ada yang memakai baju jenis kameja tanpa kancing yang mempertontonkan dada kucelnya..  jika dia berlari maka akan terlihat seperti superman.. dan ia keliahatan keren..

rata rata para asisten joki ini berumur dibawah 10 tahun sama seperti hasbi. dan mereka adalah anak atau gak adik atau gak ponakan dari para joki…

tugas asisten adalah untuk ma anjuangan layangan. dan tukang gulung benang dari puntarannya [puntaran = gulungan benang dari kayu],yang lebih extrim adalah ketika para asisten harus mengejar layangan ketika putus. dan mereka memang terlihat lebih sibuk.. jangan heran jika kamu melihat superman yang berlarian kesana kemari..

pluit pertama sudah di bunyikan pertanda bahwa semua tim harus menyiapkan layangan mereka. dan tukang anjuangan  harus sudah siap berdiri pada garis yang sudah ditentukan dengan memengang layangan meraka masing masing..

layangan pitala
layangan pitala..! bentuknya memang sama dan terlihat biasa. namun karekternya berbeda satu sama lain.. dan tidak biasa seperti tampilannya.  foto anggi

dan pluit kedua pun di bunyikan pertanda bahwa layangan sudah siap untuk di tarik naik dan tiga orang wasit langsung berlari menuju arah angin agar nanti tau, layangan mana yang berhasil ter ulur paling jauh…

nah karli yang terlihat tenang menarik layangannya. layang warna kuning dengan selempang merah tersebut berhasil naik dengan cepat, setelah ketinggian nya cukup  lalu karli mengulur layangan dengan cekatandan  dia berhasil membuat layangannya turun dengan pelan namun terulur dengan jauh..

ini artinya dia mencoba meminimalisir grafitasi bumi dengan memanfaatkan angin yang ada..

begitu pun peserta lainnya namun kebanyakan dari mereka lebih memilih untuk menarik benang dari puntarannya [gulangan benang] supaya semakin jauh layangannya. namun akibatnya layangan mereka terlalu cepat untuk jatuh. dan mereka harus menarik lagi layangannya..

sedangkan karli terlihat tenag-tenang saja… dia hanya mengulur benang seadannya dan di sesuaikan dengan kondisi angin. dan keuntungannya ia tidak perlu menarik benang lagi.. cukup dengan menahannya saja maka layangannya naik dengan sendiri..

layangan yang meminimalisir grafitasi bumi  ini. bukan karena dari skill sang joki saja.. bisa juga karena settingan di saat pembuatan layangannya.. layangan pitala ini tidak sama dengan layangan pada umumnya.. layangan ini jauh lebih unik.

kamu bisa membuat layangan menjadi indah lenggoknya saat di ulur,dan kamu bisa membuat layangan ini menjadi tenang dan turunnya lambat jika benang di ulur dan jenis settingan lainnya.. 

nah karli sendiri kebetulan punya layangan yang jenis ke dua dimana saat di ulur layangan tersebut tidak terlalu cepat turun.. sehingga dia tidak usah repot repot menarik benang dari gulungannya.. dengan cara  itu dia selalu memenangi pertingan tanpa ada perlawanan berarti..

hingga pada kloter yang kesekian kalinya. saat itu pluit sudah berbunyi sebagai tanda bahwa waktu mengulur benang sudah habis, terdengar teriakan dari wasit “kuning selempang…” [inisial layangan karli], teriakan itu menandakan bahwa layangan karli lah yang paling jauh dan dia berhasil menjadi pemenang untuk yang ke sekian kalinya..

menang lagi kita kar, ucap tyo pada karli

aah malas gua yo [yo panggilan tyo]. gak ada lawan..! ucap karli sambil tertawa kencang.. yang di ikuti oleh tyo yang tertawa lebih kencang..

sedangkan hasbi hanya cengar cengir saja. sambil ngebayangin uang jajan ntar malam sepertinya membengkak…

saat ini layangan karli terlihat  sangat tinggi. mungkin karena angin yang berhembus cukup kencang maka dengan waktu 3 menit. layangan bisa terulur sangat jauh..

termasuk juga layangan dari para pesaing yang memang semuanya terulur jauh. namun layangan pak somad tidak terlihat begitu jauh.

paksomad yang berkumis dan berbadan jangkung ini terlihat agak sibuk, jika peserta lain menurunkan layangan agak santai namun pak somad menarik layangan agak cepat. sehingga posisi layangannya menjadi agak lebih tinggi di banding layangan lain..

tanpa disangka sangka. layangan berwarna merah biru  milik paksomad melakkan manuver malopo.

malopo = layangan bergerak  turun satu arah, ke  kiri/kanan. ini bisa dilakukan dengan mengulur benang, jika benang di sentak maka layangan akan kembali bergrak naik dengan normal.. tidak semua layangan bisa melakukan manuver ini.. tergantung dari settingan saat pertama membuat layangan. ketika meraut bingkai..

layangan pak somad menyingsir kearah layangan karli,jika kamu melihat manuver  ini. maka seolah kamu sedang melihat mobil balap lagi nge drift. dan otomatis benang layangan milik paksomad melintang di atas benang milik karli..

ini merupakan trik.. jika benang layangan kamu berada di atas benang musuh.. maka kamu akan lebih mudah dalam memutuskan benang layangan musuhmu.. kamu tinggal menarik dan mengulur dengan cepat maka benang musuhmu di pastikan akan putus duluan…

kali ini itulah yang di lakukan paksomad.. dia sengaja memutuskan layangan karli meski pun pertandingan kali ini. tema nya bukan putus memutus layangan.. melainkan uji paling jauh..

dan karli yang masih menikmati kemenangannya tak menyadari layangannya dalam bahaya.. dia menarik layangan dengan santai sambil gobrol dengan tyo tanpa melihat kearah layangan, hasbi sedang fokus dengan puntaran [gulungan benang dari kayu].

ketika merasakan getaran pada benangnya. karli baru melihat ke atas di mana layangannya terlihat menjulang tinggi dengan benang layangan pak somad melintang di atas benang layangannya. terlihat jelas dua benang yang menyilang  mengkilap di terpa cahaya matahari..

pak somad menarik layangannya lalu mengumpulkan benang di atas pemukaan tanah.. setelah benang yang terkumpul terasa cukup, lalu paksomad maoro [maoro = melepaskan kedali layangan/mengulur benang dengan cepat]..

sehingga gesekan benang layangan pak somad yang begitu cepat membuat permukaan benang layangan karli menjadi terkikis dan panas… terlihat layangan pak somad terdongak kebelakang karena di ulur dengan paksa..

sedangkan benang layangan karli langsung pegat.. benang yang tadinya terulur lurus sekarang menjadi keriting dan bergerak menjauh.. sedang layangan berwarna kuning dengan selempang merah tersebut menukik lalu ma antak secara bergantian [ma antak = bagian bawah layangan bergerak kebawah]..

karli yang langsung lari menuju arah layangan.. sedangkan tyo hanya memintal benang yang tersisa.. dan hasbi mengejar layangan dan mengambil jalur jalan utama yang berada tepat di samping lapangan..

hasbi sampai  lupa bahwa saat ini sedang berpuasa. namun karena semangat yang menggebu dia terus berlari dengan kencang.. hasbi melewati kebon singkong hingga kebon jagung dan kebon kebon lainnya..

di sebalik dedaunan. masih terlihat layangan yang bergerak dramatis di bawah awan putih sana.. terombang ambing oleh angin yang tidak mau menurunkan tempo… sang angin memang tidak akan perduli akan lelahnya hasbi kecil dalam pengejarannya..

namun karli  tidak terlihat lagi.. hasbi berfikir mungkin abangnya tersebut telah lebih dulu darinya..

di taratak tinggih dan sekitarnya.. sebuah layangan pitala soalah menjadi  aset berharga bagi anak muda disana. jika layangan kamu putus dan kamu tidak mengejarnya maka layangan kamu akan di ambil oleh orang yang menemukannya.. dan untuk di ingat.! bahwa kamu tidak akan bisa membuat layangan dengan karakter yang benar-benar sama dengan layangan yang kamu miliki saat ini..

namun jika kamu menemukan layangan putus. maka berbaik hatilah untuk mengembalikan kepada pemiliknya.. karena hampir tidak mungkin jika ada layangan putus dan tidak dikejar oleh pemiliknya..

hasbi yang terengah engah melihat ke atas namun kali ini ia tidak melihat lagi layangan yang tadi melayang layang di udara.. karena cuaca yang memang masih terik hasbi terlihat kelelahan dan ia mulai menyadari bahwa saat ini ia sedang puasa dan tidak boleh berbuka sebelum beduk maghrib nanti..

keringat yang mengucur deras tidak sebanding dengan asupan air yang ia minum saat sahur tadi..

dia tidak lagi berlari namun hanya berjalan di pematang sawah.layangan kayaknya  mengarah ke sini, ujar hasbi pelan..

namun di lihat di sekeliling tidak ada satupun benda yang dapat di curigai sebagai layangan milik abangnya itu. yang ada hanya seorang pria yang sedang berdiri di depan gubuk sambil melihat kearah puluhan layangan di udara sana.

hasbi sendiri tidak mengenali siapa orang itu mungkin dia warga  kampung sebelah, begitu pikir hasbi..

sambil mendekat hasbi mencoba bertanya kepada orang tersebut..

bang ..! liat layangan aku gak berwarna kuning buntutnya pendek… ujar hasbi mencoba  bertanya..

gak liat ya.. ujar pria tersebut dengan raut muka yang cuek..

hasbi sempat melihat buntut layangan berwarna sama dengan buntut layangan abangnya  yang sedikit terjuntai dari langit-langit gubuk itu….

hasbi sebenarnya agak ketakutan melihat pria berkulit agak hitam  tersebut. selain angkuh pria itu berwajah lumayan serem.

hasbi tidak bertanya lagi.. hanya menjauh dari arah pria yang tidak ia kenali itu..

tidak lama kemudian pria memanggil hasbi

woi ini bukan layangan kamu.. ! ucap pria itu dengan nada sedikit keras dengan senyum penuh hinaan.. sambil tangannya mengacungkan kantong plastik merah-putih yang dia ikatkan ke ranting

hasbi hanya menggelengkan kepalanya..

hasbi yang sebenarnya takut namun masih penasaran dengan buntut layangan yang ada di dalam gubuk sana..

sambil mencari posisi yang agak jauh hasbi terus melirik kedalam saung yang beratapkan nyiur tersebut.. hasbi ingin memastikan bahwa layangan tersebut milik abangnya..

hasbi duduk di pematang sawah yang letaknya berseberangan gubuk….

sesekali pria itu menoleh ke arah hasbi dengan muka yang sinis..

hasbi tetap duduk di atas pematang sawah ketika pria menoleh.. hasbi hanya menggeser posisi duduknya.

hasbi terus menatap ke arah gubuk di sana dimana buntut layangan terlihat melambai lambai tergoyang angin.. ia mencoba melihat dengan seksama  badan layangan yang di selipkan ke langit langit gubuk…

cukup lama hasbi duduk di pematang sawah yang jaraknya sekitar 10 meter dari gubuk tempat pria hitam itu berdiri.. kali ini hasbi mencoba menetralisir rasa takutnya.. dengan menggumpalkan tanah lalu ia lemparkan ke arah saung. tujuannya untuk membaca seberapa galak sih nih orang..! pikirnya..

si pria memang  gusar ia berdiri mengarah kepada hasbi yang pura pura cuek di atas pematang..

oi lu ngapain sih lempar lempar..!! ucap si pria marah..

itu layangan aku…!! hasbi menjawab dengan setengah takut sambil menunjuk kearah gubuk..

pria tersebut mengambil kertas merah putih yang tadi ia ikatkan ke ranting kayu. lalu ia unjukin ke hasbi..

ini layangan kamu.. sana bawa pulang.. kata si pria dengan nada gusar..

aku ngak bodoh.. itu layanganku yang di dalam gubuk.. ucap hasbi dengan nada keras..!!

pria itu berjalan santai menuju hasbi. sedangkan hasbi berdiri dari duduknya lalu berlari melawan arah pria yang melangkah kearahnya..

kira kira hampir dekat. hasbi menghindar dari tangkapan pria tersebut. lalu ia berlari menuju gubuk untuk mengambil layangan yang di selipkan di atap gubuk yang terbuat dari daun nyiur itu.

layangan tersebut memang berwarna kuning sama dengan layangan milik abangnya hasbi yang putus tadi.. tapi sebelum memastikan dengan jelas, ternyata pria ini keburu sampai dan menangkap hasbi..

pria tersebut menarik dan memegang lengan hasbi lalu mendorong wajah hasbi hingga terdongak kebelakang. lalu dia melepas tangan hasbi dan kembali medorong wajah hasbi lebih keras.. sehingga tubuh bocah 9 tahun tersebut ambruk ke belakang..

hasbi yang terduduk ditanah kembali berdiri dan berusaha menjauh dari pria tersebut.. lalu hasbi mengambil sebongkah tanah di pematang sawah..

dasar maling lu.. ucap hasbi sambil melemparkan tanah itu ke arah si pria..

ngelawan lu ya.. ucap pria itu gusar. lalu mencoba mengejar hasbi..

hasbi kembali berlari melawan arah dan menghindar dari tangkapan pria tersebut.. setelah berhasil ia kembali membungkuk mengambil sesuatu dan dengan cepat melemparkannya..

hingga dinding gubuk yang terbuat dari triplek berdentum kencang, dan membuat si pria tukang maling layangan itu kaget bukan main..

hasbi diam saja..

dasar maling..! ucap hasbi sambil menatap pria tersebut dengan tajam..

si pria yang mulai pulih dari kagetnya menjadi naik pitam. namun sayang hasbi telah memasang langkah seribu sehabis memaki pria tersebut..

jauh sekali hasbi berlari. dia kembali menelusuri kebon kacang, hingga berbagai kebon lainnya dan pada akhirnya ia sampai di kebon singkong tempat dimanan dia tadi memulai perjuangan menegejar layangan abangnya..

namun kali ini bukan layangan yang menjadi masalah buat hasbi. tenggorokan yang kering telah menyadarkannya. dimana ia saat ini tidak boleh minum air. ia harus menahan hausnya yang saat ini mulai menggila..  ia hanya berfikir. emang abang gua kemana sih.. masa gua sendiri yang ngejar layangan..

ucapnya sebelum berhenti untuk beristirahat di bawah pohon kelapa di pinggir sungai. sambil duduk dengan nafas yang masih ngos ngosan…!

sungai pegunungan yang jernih mengalir di hadapan hasbi. saat kaki di julurkan kepermukaan sungai maka terasa sejuk sekali. jika boleh air ini akan aku minum semuanya, begitu pikir hasbi. hanya saja dia ingat kata bapaknya.bahwa tidak boleh mengingat makan dan minum saat sedang berpuasa

hasbi yang sudah terlena oleh segala bayangan semu dipikirannya langsung  berdiri dari tempat duduknya. dan menggunakan sisa tenaganya untuk mengayunkan kakinya hingga menuju rumah…

merindukan surga. HZ

entah makhluk mana yang disaksikan ribuan bintang dilangit

hingga begitu nyaman mereka menonton pertunjukan bumi

namun di kala siang mereka tidak akan sanggup melawan mentari

yang entah makhluk mana di utamakan untuk ia sinari…

entah mereka yang merindukan malam kelam.

atau mereka yang merindukan siang dikala malam.

atau mereka yang dimasa lalu untuk masa sekarang

atau mereka yang di masa sekarang dan tidak punya tujuan

atau hasbi yang merindukan surga yang hampir terkecoh dunia.

mak hasbi mana..? tanya karli pada ibunya

emang main layangan sampai segitunya ya,sampai mau pingsan gitu adeknya ..? ujar ibunya dengan nada marah

karli baru pulang kerumah dengan membawa layangan warna kuning andalannya, sedangkan  tyo mengikuti karli dari belakang dengan membawa puntaran/gulungan benang, mereka berdua cuma diam.. sambil melihat hasbi yang berhasil tertidur karena kelelahan..

ep..! panggil karli [panggilan  karli untuk hasbi]

gak usah di bangunin..  ucap kakak perempuannya dari arah dapur..

taratak tinggi 1999. oleh hasbi zulkarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *